Tentang “aku” yang arogan?

blog-attention-your-happiness-is-waiting-at-the-next-exit-of-your-comfort-zone.png“Masa muda masa yang berapi-api” begitu kata raja dangdut Rhoma Irama.

Siang tadi, beberapa menit sebelum dzuhur tiba aku bertemu dengan salah satu dosenku di selasar sebuah gedung yang terbilang baru di kampusku. Dengan kemeja putih oblong, celana jeans, rambut gondrong terikat, brewok yang terlihat baru tumbuh pasca pembabatan dan kaca mata adalah ciri khas dari dosenku itu. Dia adalah Andi Putranto, biasa kupanggil Mas Andi. Salah satu ahli arkeologi klasik di Indonesia.

Seperti biasa perjumpaan kita selalu diawali dengan meminjam korek api dan merokok bersama. Biasanya, untuk menyelesaikan obrolan dengannya aku memerlukan 3 batang rokok, yaaa setengah bungkus bahkan lah. Pembicaraan bersamanya selalu ngalor ngidul. Ibaratnya dari nagasari sampai gelato, dari becak sampai pesawat tempur X-47B, dari mancing sampai terjun payung high altitude low opening. Dikalangan

Continue reading

Terbang Bagaikan Burung Elang

WhatsApp Image 2017-08-21 at 12.19.58 AM (2)

“Lebih baik tidak terbang hari ini, daripada terbang hari ini namun besok tidak bisa terbang lagi”, ujar lelaki yang tidak cukup tinggi namun terlihat garang dengan hiasan jenggot yang memenuhi seperempat mukanya.

Namanya Soebandono. Yang kini kerap dikenal dengan nama Get atau Gendon. Gendon adalah satu dari Continue reading

Rumah diatas awan

IMG_0971

Pondokan (doc mapagama)

 

Siapa sangka di ketinggian 2600 meter dpl terdapat pemukiman?

(15-17 Agustus 2014) Sudah tidak asing lagi mendengar nama Arjuno-Welirang, apalagi bagi para pendaki gunung yang memang sedang ngetren akhir-akhir ini. Jika dibandingkan dengan gunung semeru ranu kumbolonya memang gunung ini kalah populer pasca pembuatan film 5cm yang ‘fenomenal’ di tempat tersebut. Namun gunung kembar yang berada di Kecamatan Tretes, Kabupaten Pasuruan ini merupakan salah satu gunung favorit untuk melakukan pendakian di daerah Jawa Timur.“Akses untuk mencapai basecamp pendakian merupakan salah satu alasan mengapa gunung ini ramai oleh pendaki apalagi lokasinya yang hanya memakan waktu 2 jam dari surabaya”, kata Imron seorang pendaki asal surabaya. Continue reading